Showing posts sorted by relevance for query finalis-duta-genre-tanah-datar-2018. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query finalis-duta-genre-tanah-datar-2018. Sort by date Show all posts

Monday, 6 June 2022

Pasti Dapat Sekilas Dhiga Kurnia, Finalis Duta Genre Tanah Datar 2018

Sekilas dhiga Kurnia, finalis duta genre tanah datar 2018  – Dhiga Kurnia Ananda Putra menjadi salah seorang akseptor Pemilihan Duta GenRe Tanah Datar 2018 utusan SMAN 2 Lintau Buo. Alumni MTsN 9 Tanah Datar, Pangian ini akan berlomba dalam katagori Duta GenRe Favorit Putra.

 Dhiga Kurnia Ananda Putra menjadi salah seorang akseptor Pemilihan Duta GenRe Tanah Datar  PASTI BISA Sekilas Dhiga Kurnia, Finalis Duta GenRe Tanah Datar 2018

Dhiga (sapaan akrabnya) merupakan putra sulung dari pasangan ayah Helmansyah Putra dan Ibu Elfa Warni. Lahir di Taluk, 23 februari 2000 dengan nama lengkap Dhiga Kurnia Ananda Putra.

Menempuh pendidikan taman kanak-kanak di TK 17 Agustus Taluk. Kemudian sekolah dasar di SDN 02 Aliran Sungai. Tamat SD, Dhiga melanjutkan pendikkan di MTsN Pangian (sekarang MTsN 9 Tanah Datar). Tamat MTsN melanjutkan ke SMAN 2 Lintau Buo. Kini Dhiga menduduki kursi kelas XI di SMAN 2 Lintau Buo.

Di masa pendidikan madrasah, putra Taluk ini pernah menjuarai event LT3 pramuka penggalang tingkat Kabupaten Tanah Datar, Peringkat Harapan 1. Dan juga pernah menjuarai Lomba PBB (Peraturan Baris Berbaris)  tingkat Kabupaten Tanah Datar, yaitu juara 2.

Sekarang Dhiga sedang mengikuti Final Pemilihan Duta GenRe Tanah Datar 2018. Seleksi pertama Pemilihan Duta GenRe di laksanakan pada tanggal 11 februari 2018 dan melakukan acara teknical meeting 1 tangggal 18 februari 2018, teknical meeting 2 tanggal 25 februari 2018.

Selanjutnya akan mengikuti prosesi karantina dan grand selesai pemilihan Duta GenRe Tanah Datar 2018 pada tgl 8, 9, dan 10 Maret 2018 nanti.

Motivasi Dhiga untuk mengikuti Duta GenRe ialah untuk menambah ilmu dan pengalaman  agar dapat menawarkan teladan bagi remaja-remaja di Kabupaten Tanah Datar pada umumnya, dan Kecamatan Lintau Buo pada khususnya semoga lebih merencanakan kehidupan diri mulai menginjak usia remaja.

Sebagai akseptor finalis Favorit Putra Duta GenRe Tanah Datar 2018, Anak Nagari Taluak Lintau Buo ini memegang nomor urut 29. Untuk menawarkan proteksi kepada Digha, like fotonya sebanyak-banyaknya di ig: @genre_tanah_datar. Berikut ini sebuah ucapan pesan proteksi untuk dhiga::

“Assalamualaikum warah matullohi wabarokatuh,, Salam GanRe untuk seluruh masyarakat Tanah Datar, ayooo, mari kita dukung anak nagari kita, DHIGA KURNIA ANANDA PUTRA, dg no urut 29, perwakilan dari SMAN2 LINTAU BUO, degan cara like fotonya sebanyak-banyaknya di instagram @genre_tanah datar. Terima kasih atas dukungannya...”

Sunday, 5 June 2022

Pasti Dapat Dhea Ademauna Finalis Favorit Putri Duta Genre 2018

Dhea ademauna finalis favorit putri duta genre 2018 – Dhea Ademauna dengan nomor urut 28 menjadi salah seorang Finalis Favorit Putri pada Pemilihan Duta GenRe Tanah Datar 2018 utusan SMAN 2 Lintau Buo. Grand Final Duta GenRe Tanah Datar 2018 ini diinfokan akan berlangsung di Gedung Nasional Suri Maharajo Dirajo 9 Maret 2018.

Dhea ademauna finalis favorit putri duta genre  PASTI BISA Dhea Ademauna Finalis Favorit Putri Duta GenRe 2018

Untuk mendukung Dhea, putri sulung pasangan Jamhur dan Elva Reni ini, silahkan follow instagram @genre_tanahdatar lalu like foto Dhea sebanyak-banyaknya.

Dhea yakni Anak Nagari Tigo Jangko kelahiran 25 Maret 200, merupakan calon entertainer model masa depan. Minat dan bakatnya di bidang entertainer model telah dipupuk semenjak awal dengan mengikuti banyak sekali seminar dan mengikuti banyak sekali lomba dengan ahsil yang cukup memuaskan.

Siswa SMAN 2 Lintau Buo dan alumni SMPN 2 Lintau Buo ini berharap sanggup sumbangan dari warga Tigo Jangko, Lintau Buo khususnya dan masyarakat Tanah Datar umumnya. Sebagai salah satu finalis favorit putri, Dhea ingin menjadi model dalam menyiapkan generasi muda khususnya kaum cukup umur di sekolah untuk berprilaku hidup sehat, mempunyai huruf dan berwawasan luas.  

Generasi berencana dimulai dari usia sekolah. Pada usia sekolah inilah penyiapan dan perencanaan berkeluarga bagi kaum cukup umur sangat sesuai untuk dimulai. Dengan demikian akan lahir generasi berkualitas di masa mendatang.

Mengatasi duduk kasus cukup umur justru yang paling strategis dengan melibatkan generasi muda itu sendiri. Pemilihan Duta GenRe yakni satu langkah pemerintah yang sempurna dalam menyiapkan generasi muda berkualitas.

Oleh alasannya yakni itu Dhea menghimbau semoga masyarakat di Kabupaten Tanah Datar ikut mendukung pemilihan Duta GenRe 2018 Tanah Datar.

Wednesday, 8 June 2022

Pasti Dapat Foto Kenangan 3 Tahun Silam Bersama Anggota Passusbra Angkatan Iii

Foto kenangan 3 tahun silam bersama anggota passusbra angkatan iii – Artikel ini hanyalah sebuah kenangan kecil sebagai curahan hati (curhat) kepada pengunjung budiman. Foto kenangan akun facebook yang dishere kontributor matrapendidikan.com, Rahid Sikumbang pada Linimasa akun facebook Edy Sumani.

 Artikel ini hanyalah sebuah kenangan kecil sebagai curahan hati  PASTI BISA Foto Kenangan 3 Tahun Silam Bersama Anggota Passusbra Angkatan III
Foto kenangan Angkatan III Passusbra SMPN 2 Lintau Buo bersama guru dan pembina 3 tahun silam (Rahid.S/matrapendidikan.com)

Foto di atas yakni kenangan 3 tahun silam bersama Anggota Passusbra Angkatan III. Sekarang alumni Angkatan tersebut sudah duduk di kursi kelas XI SMA/SMK. Indah Pumadari dan Dhea Ademauna, keduanya siswa SMAN 2 Lintau Buo yang juga Angota Passusbra, kini menjadi Finalis Pemilihan Putri Favorit Duta GenRe Tanah Datar 2018.

Dari pasukan ‘jongkok’ ada Fajar Audio, Muhammad Randy, Muhammad Faiz Syukri, Rivon Mahendra, Abdel Ramdani, Syafriandi dan Ulil Ambri. (Maaf, kalau penulis tidak sanggup menyebut nama semua anggota Passusbra Angkatan III di foto).

Di kalangan guru, Upik, S.Pd guru Matematika telah berpulang ke Rahmatullah memenuhi panggilan Ilahi setahun lalu. Yang tersisa di SMPN 2 Lintau Buo pada foto tersebut antara lain: R.Hidayatullah, A.Md.Kom (Pembina Passusbra), Edy Samsul (Pembina Osis), Hadi Rahim dan Hary Delfingra, S.Pd.

Orang bijak bilang, masa kemudian yakni kenangan, kini yakni kenyataan dan masa akan tiba yakni impian. Mungkin ada benarnya, masa kemudian hanyalah kenangan. Kenangan yang mungkin harus dilupakan dan mungkin juga perlu dikenang. Namun tidak akan pernah kembali lagi hingga kapanpun.

Jika memang harus dikenang dan sayang untuk diluipakan. Masa kemudian sanggup dijadikan sebagai kerikil loncatan untuk menjalani waktu kini dan meniti masa yang akan tiba penuh impian.

Boleh jadi kita tertawa, geleng-geleng kepala menelusuri masa kemudian melalui sebuah potret yang kita pelototi. Itu alasannya yakni sebuah foto sanggup mengaktifkan pkiran untuk mengungkit, dan menelusuri masa lalu.

Foto memang cerdik mengungkit masa lalu. Memanggil alam bawah sadar, menelusuri kejadian masa kemudian tanpa disuruh apalagi diminta. Foto termasuk salah satu media yang sanggup mengungkap jejak-jejak masa kemudian dengan mempermainkan pikiran insan yang terlibat di dalamnya.

Siapa yang melihat sebuah foto masa kemudian dan ia terlibat di dalamnya, otomatis alam bawah sadarnya akan menggali sendiri dan menelusuri jejak kejadian masa kemudian yang dialaminya. Tidak terkecuali dengan foto kenangan 3 tahun kemudian menyerupai foto pada gambar artikel postingan ini.

Catatan: Boleh dikomplain atas kesalahan nama maupun isi artikel berlabel curhat ini melalui email: udaceawak@gmail.com Perbaikan akan dilakukan sesegera mungkin.

Selamat berakhir pekan