Sunday, 16 October 2022

Pasti Dapat Perpustakaan Sebagai Kunci Gerakan Literasi Sekolah

Perpustakaan sebagai kunci gerakan literasi sekolah – Gerakan Literasi Sekolah (GLS)  merupakan agenda pemasyarakatan kegemaran membaca dan menulis di kalangan komunitas sekolah. Gerakan ini didasarkan atas Permendikbud Nomor 21 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

Perpustakaan sebagai kunci gerakan literasi sekolah PASTI BISA Perpustakaan Sebagai Kunci Gerakan Literasi Sekolah
Perpustakaan sebagai kunci gerakan literasi di sekolah (Nefrida/matrapendidikan.com)

Bagi guru, budaya membaca dan menulis bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan berkaitan dengan mata pelajaran yang diampu. Sedangkan bagi siswa, kegemaran membaca dan menulis bermanfaat untuk meningkatkan proses dan hasil berguru siswa.

Atau dengan kata lain, budaya membaca dan menulis akan berdampak pada proses pembelajaran sehingga meningkatkan prestasi berguru siswa.
GLS bahu-membahu tidak hanya berkaitan dengan acara membaca dan menulis. Sebagaimana amat Kurikulum 2013, literasi meliputi kemampuan melihat, mengamati, memahami, membaca dan menulis.

Salah satu basis GLS yaitu perpustakaan sekolah. Banyak orang bilang bila perpustakaan yaitu jantungnya sebuah sekolah. Hal ini cukup beralasan sebab unit perpustakan menjadi daerah disediakannya banyak sekali macam sumber dan media belajar.

Di perpustakaan terdapat aneka buku pelajaran wajib maupun penunjang. Di perpustakaan juga tersedia media audio dan visual sebagai media pembelajaran. Buku pelajaran wajib merupakan buku pegangan guru dan siswa untuk setiap mata pelajaran.

Selain itu juga terdapat buku penunjang sebagai acuan bagi guru maupun siswa dalam mendukung acara belajar. Media berguru di perpustakaan sekolah antara lain perangkat elektronik dan digital dalam bentuk audio dan visual.

Agar GLS mencapai sasarannya, buku-buku di perpustakaan hendaknya buku yang sanggup menumbuhkan akal pekerti. Sebagaimana dikutip dari situs kemdikbud.go.id, buku yang dijadikan pola sebagai literasi di sekolah di antaranya buku dongeng atau dongeng lokal.

Selain itu juga disediakan buku-buku yang menginspirasi, menyerupai buku biografi tokoh lokal dan biografi anak berprestasi, buku-buku sejarah yang membentuk semangat kebangsaan atau cinta tanah air.
Dengan demikian sanggup dikatakan bahwa perpustakaan sekolah akan menjadi salah satu kunci kesuksesan gerakan literasi di sekolah.

Monday, 26 September 2022

Pasti Dapat Pemilih Berikan Suara, Pilketos Berjalan Lancar

Pemilih berikan suara, pilketos berjalan lancar – Proses Pemilihan Ketua Osis (Pilketos) di SMPN 2 Lintau Buo telah menuntaskan tahap dukungan suara. Hampir semua personel sekolah; akseptor didik, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan telah menyalurkan suaranya di daerah pemungutan bunyi (TPS), Jumat Pagi (10/8).

 Lintau Buo telah menuntaskan tahap dukungan bunyi PASTI BISA Pemilih Berikan Suara, Pilketos Berjalan Lancar
Ketua Komisi Pemilihan Osis (KPO) Della Dwi Puspita dan dua kandidat mengisi daftar hadir sebelum menawarkan bunyi (matrapendidikan.com)

Keenam kandidat Ketos periode 2018/2019 nampak hadir di TPS sekaligus menawarkan suaranya di bilik suara. Dari awal proses pemilihan, keenam kandidat menyaksikan dengan cermat.

Proses pemungutan bunyi diawali dengan pemanggilan pemilih oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui pengeras suara. Setiap kelas, secara bergiliran mendatangi TPS didampingi guru yang mengajar dikala itu.

Sebelum menawarkan suara, pemilih duduk di bangku yang disediakan. Panitia memanggil nama pemilih satu per satu untuk mengisi daftar hadir, kemudian mendapatkan surat bunyi dari panitia.

Selanjutnya pemilih menuju bilik bunyi yang terdiri dari 5 bilik pencoblosan. Pemilih mencoblos nomor urut atau nama kandidat yang tertera pada kertas surat suara.

Usai mencoblos, pemilih melipat kembali surat suara, menuju daerah kotak suara. Setelah itu pemilih yang telah menawarkan bunyi segera menuju loket dukungan tanda dengan tinta biru pada telunjuk sebelah kiri.

Kepala SMPN 2 Lintau Buo, Fauzi, S.Pd, tak mau ketinggalan dalam menawarkan suaranya dalam Pilketos tersebut. “Benar-benar ibarat suasana pada Pemilu,,” komentar kepala sekolah disela-sela berfoto bersama kandidat dan panitia pemungutan suara.

Dalam waktu berbeda, unsur pimpinan lainnya juga menawarkan bunyi untuk pilihannya. Wkil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ropi’u, S.Pd dan Wakil Kepala sekolah bidang Kurikulum Jab Sri Arinda, S.Pd tak kalah serunya dalam melakukan proses pencoblosan.

 Lintau Buo telah menuntaskan tahap dukungan bunyi PASTI BISA Pemilih Berikan Suara, Pilketos Berjalan Lancar
Pemilih measukan surat bunyi ke dalam kotak bunyi sehabis mencoblos kandidat pilihannya (matrapendidikan.com)

Kepala Tata Usaha, Jismaini, SE saking semangatnya hingga lupa alur pencoblosan kertas surat bunyi sehingga harus dipandu oleh anggota panitia.

Baik pemilih dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan maupun akseptor didik telah mengikuti alur pemeberian bunyi di TPS.  Kepatuhan pemilih menaati dan mengikuti alur Pilketos menjadi pembelajaran berharga pada Pilketos Periode 2018/2019 ini.   

“Sikap dan sikap ketaatan dalam mengikuti proses demokrasi, semisal Pilketos ini menjadi pembelajaran berharga dalam menyebarkan proses demokrasi di negeri tercinta ini,”  ujar Pembina Osis Edy Samsul didampingi Pembina Kegiatan Ekstrakurikuler R.Hidayatullah, A.Md.Kom dan Hary Delfingra,S.Pd usai mengamati jalannya proses pemungutan suara.

Lebih jauh ia menegaskan bila Pilketos ibarat ini bukanlah hal yang mengada-ada atau kegiatan berlebihan. Ini yaitu kreativitas siswa dan memang sudah banyak Sekolah Menengah Pertama di luar sana yang menyelenggarakan Pilketos ibarat ini.

Pilketos ini bab dari Program Pembinaan Kesiswaan melalui Osis pada Sekbid V, Pendidikan Berorganisasi, Politik dan Kepemimpinan. 

Dalam kegiatan MPK selaku pelaksana Pilketos, penghitungan bunyi akan dilaksanakan Senin mendatang, (13/8) dalam rapat Perwakilan Kelas.

Sunday, 25 September 2022

Pasti Dapat Catatan Ringan Dari Pilketos Di Sekolah

Catatan ringan dari pilketos di sekolah – Puncak Pilketos di sekolah sudah berakhir. Semua personel sekolah sudah menawarkan bunyi dan sekarang tinggal menunggu hasil, yang direncanakan dihitung dan ditetapkan dalam rapat perwakilan kelas, Senin mendatang (13/8).

 Puncak Pilketos di sekolah sudah berakhir PASTI BISA Catatan Ringan Dari Pilketos  di Sekolah
Salah satu fakta unik dari Pilketos di sekolah. Aksi ini terekam kamera dokumenter (matrapendidikan.com)

Dari awal hingga final kami memantau jalannya pemilihan Ketos. Secara umum jalannya proses berguru berdemokrasi bagi siswa di jenjang Sekolah Menengah Pertama lancar dan sukses. Namun di sisi lain kami menyaksikan fakta unik dan lucu yang ditunjukkan para pemilih.
Tidak hanya oleh siswa namun juga pemilih dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Namun fakta unik dan lucu tersebut tidak menciptakan proses pencoblosan di bilik bunyi terkendala. Justru menjadikan gelak tawa yang menyaksikan.

Alur pemilihan sudah ditentukan oleh panitia. Namun pemilih sering salah arah sehabis melaksanakan pencoblosan. Panitia menegur pemilih dan menyuruh balik pemilih tersebut pada arah yang sebenarnya.

Panitia pemungutan bunyi (PPS) sudah berulang kali menginformasikan proses pemilihan Pilketos mulai dari tahap awal hingga akhir. Tahap awal yaitu pemanggilan nama pemilih, pengisian daftar hadir dan penerimaan surat suara.

Tahap kedua yaitu pencoblosan di bilik suara. Pemilih membuka lipatan surat bunyi dan memperhatikan calon ketos. Kemudian mencoblos nama atau nomor urut calon yang dipilih serta melipat kembali surat bunyi dengan baik.

Tahap ketiga yaitu memasukkan surat bunyi ke dalam kotak suara. Dan tahap terakhir yaitu proteksi tanda kepada pemilih yang sudah mencoblos.

Tahap ini nampak juga pemandangan yang menggelikan. Petugas memberi aba-aba, ‘telunjuk kanan’ untuk dicecahkan ke bantal stempel bertinta biru.

Namun pemilih yang tidak mendengar aba-aba, pribadi menyodorkan kelingking  tangan kiri. Malah ada yang gundah dan ragu-ragu menyodorkan telunjuk kirinya kepada petugas. Ada yang menyodorkan ajun serta kelingking. Ada pula menyodorkan tangan kiri tetapi kelingking yang disodorkan

Akhirnya petugas meraih telunjuk kiri pemilih untuk ditempelkan pada bantal tinta berwarna biru.

.“Hups! Bukan muhrim, kak…!” Begitu gurau salah seorang pemilih dari kelas VII seraya menarik tangannya cepat pada bantal stempel biar telunjuknya tidak dipegang oleh petugas. Aksi guyon ini menjadikan gelak tawa yang melihatnya. 
Simak juga : Pilketos, Ajang Belajar Demokrasi di Sekolah
Itulah catatan ringan dari pelaksanaan Pilketos di sekolah. Hal unik dan lucu, bukan tidak mungkin pula terjadi pada Pemilu atau Pilkada. Namun ajang Pilketos ini menjadi pembelajaran berdemokrasi bagi siswa semenjak dini di sekolah.

Friday, 23 September 2022

Pasti Dapat Jingga Mahesa Putri Unggul Dalam Pilketos Masa 2018-2019

Jingga mahesa putri unggul dalam pilketos periode 2018-2019 – Jingga Mahesa Putri dengan Nomor Urut 01 balasannya meraih bunyi terbanyak pada Pilketos Periode 2018/2019. Sementara itu Winda Maisa Putri (04) dan Rindu Ananda Mayora 02) menyusul di posisi kedua dan ketiga.

Jingga mahesa putri unggul dalam pilketos periode  PASTI BISA Jingga Mahesa Putri Unggul dalam Pilketos Periode 2018-2019
Ketua MPK menunjukkan kertas bunyi kepada anggota rapat sehingga wajahnya sendiri pun tertutup kertas bunyi (Rahid S/matrapendidikan.com)

Demikian gosip diperoleh matrapendidikan.com dari kegiatan penghitungan bunyi hasil Pilketos yang bertempat di ruang rapat Osis SMPN 2 Lintau Buo, Senin sore (13/8).

Hal tersebut merupakan rangkaian kegiatan Komisi Pemilihan Osis (KPO) setalah melakukan Pilketos periode 2018/2019 Jumat (10/8) lalu. Kegiatan penghitungan bunyi dilakukan dalam rapat Perwakilan Kelas yang dipimpin oleh Ketua MPK yang juga ketua KPO..

Rapat perhitungan bunyi ini dihadiri oleh Waka Kesiswaan, Ropi’u, S.Pd, Pembina Osis, Edy samsul dan Pembina Passusbra, R.Hidayatullah, A.Md.Kom.

Jingga raih 36 % suara

Seperti asumsi sebelumnya, Jingga Mahesa Putri akan bersaing ketat meraih bunyi terbanyak bersama kandidat lainnya. Hal tersebut terbukti saat perhitungan bunyi berakhir, Jingga Mahesa Putri meraup bunyi pemilih 36 % atau 87 suara.

Sementara itu,  Winda Maisa Putri meraih bunyi 20 % (48 suara) dan Rindu Ananda Mayora 19 % (36 suara). Selebihnya diperebutkan oleh Halfat Habilillah, Radar Mustika dan Amanda Putri Nurrahma.

Penghitungan bunyi dilakukan sendiri oleh ketua MPK, Della Dwi Puspita dan di catat di apapn tulis oleh Arsy Annisa. Selain itu juga dibantu oleh Dito Ditya Matari, Raihan dan Ronald Dwi Kurnia.

Waka buka rapat dan kotak suara

Sebelumnya, Waka Kesiswaan SMPN 2 Lintau Buo, Ropi’u, S.Pd didaulat untuk membuka rapat MPK sekaligus membuka kotak surat suara. Selanjutnya ketua MPK membuka surat bunyi dan membacakannya satu per satu serta menawarkan kepada anggota rapat.

Jingga mahesa putri unggul dalam pilketos periode  PASTI BISA Jingga Mahesa Putri Unggul dalam Pilketos Periode 2018-2019
Waka Kesiswaan buka kotak bunyi Pilketos (Rahid S./matrapendidikan.com)

Dketahui bahwa jumlah surat bunyi yang masuk sebanyak 274 surat suara. Sebanyak 30 surat bunyi dinyatakan tidak sah, yang disebabkan oleh kesalahan pemilih dalam mencoblos pada surat suara.

Kesalahan pemilih akhir mencoblos dengan menentukan dua kandidat sebanyak  6 surat suara, sedangkan kesalahan mencoblos foto kandidat sebanyak 24 surat suara.

“Dalam hukum Pilketos disepakati bahwa pemilih hanya menentukan satu kandidat. Pemilih dihentikan mencoblos foto kandidat . Yang dicoblos yaitu nomor urut kandidat dan atau nama kandidat,” kata Della Dwi Puspita wacana surat bunyi tidak sah kepada akseptor rapat.

Lebih lanjut ketua MPK juga menyatakan bahwa hukum Pilketos ini juga sudah disosialisasikan kepada pemilih.

“Ini merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran berorganisasi dan berdemokrasi bagi siswa. Kekurangan dalam penyelenggaraan Pilketos akan selalu ada namun keurangan itu perlu diminimalisir secara berangsur-angsur,” komentar Ropi’u, S.Pd usai rapat penghitungan bunyi kepada matrapendidikan.com.

Meskipun perhitungan bunyi Pilketos sudah selesai dilaksanakn bukan berarti rangkaian kegiatan MPK sudah berakhir. Pengumuman hasil Pilketos kepada warga sekolah secara resmi akan diadakan pada upacara bendera ahad depan.

Thursday, 22 September 2022

Pasti Dapat Peranan Gerakan Pramuka Dalam Merekat Nkri

Peranan gerakan pramuka dalam merekat nkri – Tanggal 14 Agustus setiap tahun diperingati sebagai Hari Gerakan Pramuka Indonesia. Tahun 2018 ini diperingati Hari Gerakan Pramuka ke- 57. Dalam rangka memeringati Hari Gerakan Pramuka tersebut, kami turunkan sebuah artikel dengan judul Peranan Gerakan Pramuka dalam Merekat NKRI.

Peranan gerakan pramuka dalam merekat nkri PASTI BISA Peranan Gerakan Pramuka dalam Merekat NKRI
Logo dan tema Hari Pramuka ke- 57 (pramuka.org.id)

Dalam rangka memeringati Gerakan Pramuka Indonesia, pemerintah mengeluarkan logo dan tema khusus setiap tahunnya. Seperti tahun ini, tema peringatan Gerakan Pramuka, menyerupai yang tertera pada logo ialah Pramuka Perekat NKRI.

Tanggal 14 Agustus bukanlah hari lahirnya pramuka Indonesia melainkan pergantian gerakan kepanduan dengan Gerakan Pramuka Indonesia pada tahun 1961. Sekaligus peresmian Mapinas (Majelis Pimpinan Nasional) dan Kwarnas (Kwartir nasional) oleh Presiden RI di istana Merdeka.
Pada peringatan Gerakan Pramuka ke- 57 ini, yang tak kalah penting kita renungkan ialah sejauhmana kiprah Gerakan Pramuka terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

NKRI tetap utuh hingga kini ini, tidak terlepas dari peranan Gerakan Pramuka Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari visi dan solusi Gerakan Pramuka sehingga merekat NKRI.

1.Pembinaan generasi muda

Gerakan Pramuka merupakan wadah edukasi bagi generasi muda dalam menumbuhkembangkan semangat nasionalisme dan patritisme. Pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka telah berhasil meningkatkan jiwa persatuan dan semangat berjuang dalam mempertahankan NKRI.

2.Agen perubahan nilai karakter

Gerakan pramuka menjadi biro perubahan dalam mewujudkan nilai-nila aksara bangsa Indonesia. Melalui pelatihan Gerakan Pramuka sanggup diwujudkan aksara mandiri,  berkepribadian baik, suka bekerja sama dan menolong sesama, serta berjiwa nasionalisme.

3.Media pendidikan karakter

Gerakan Pramuka Indonesia menjadi salah satu media dalam membentuk aksara bangsa. Gerakan Pramuka melahirkan generasi muda berpengetahuan luas, berkarakter sanggup bangkit diatas kaki sendiri dan mempunyai semangat patritisme.

Gerakan Pramuka sebagai wadah pelatihan generasi muda, biro perubahan dan pendidikan aksara bangsa telah menawarkan adil besara dalam merekat NKRI sehingga tetap utuh. Salam Pramuka.

Wednesday, 21 September 2022

Pasti Dapat Smpn 2 Lintau Buo Ikuti Lomba Gerak Jalan Hut Ri Ke- 73

Smpn 2 lintau buo ikuti lomba gerak jalan hut ri ke- 73 – Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke- 73, Panitia HUT RI Tingkat Kecamatan Lintau Buo mengadakan Lomba Gerak Jalan antar  sekolah. Lomba ini diikuti oleh tim dari 18  SD dan SMP/MTs yang ada di kecamaatan ini.

 lintau buo ikuti lomba gerak jalan hut ri ke PASTI BISA SMPN 2 Lintau Buo Ikuti Lomba Gerak Jalan HUT RI ke- 73
Tim Gerak Jalan SMPN 2 Lintau Buo (Rahid S/matrapendidikan.com)

Seperti diketahui, di Kecamatan Lintau Buo terdapat 3 Sekolah Menengah Pertama dan 2 MTs. Ketiga Sekolah Menengah Pertama dimaksud ialah SMPN 1 Lintau Buo (Pangian), SMPN 2 Lintau Buo Tigo Jangko) dan SMPN 3 Lintau Buo Tigo Jangko).

Sedangkan jenjang pendidikan MTs terdiri dari MTsN 9 Tanah Datar (Pangian) dan MTs Darul Ulum (Tigo Jangko).

Lomba Gerak Jalan antar sekolah ini, menyerupai diinfokan kontributor matrapendidikan.com, Rahid Sikumbang, dimulai di Depan SDN 12 Pangian, Patameh Jalan Raya Sitangkai-Balai Tengah dan berakhir di halaman Kantor Camat Lintau Buo.

 lintau buo ikuti lomba gerak jalan hut ri ke PASTI BISA SMPN 2 Lintau Buo Ikuti Lomba Gerak Jalan HUT RI ke- 73
Salah satu deretan tim SMPN 2 Lintau Buo ketika start di depan SDN 12 Pangian Patameh (Rahid S/matrapendidikan.com)

Sementara itu Pembina Tim Gerak Jalan SMPN 2 Lintau Buo, R.Hidayatullah, A.Md.Kom menyampaikan kondisi siswa dalam kondisi baik.

“Anak-anak alhamdulillah dalam keadaan baik meskipun jalur lomba cukup jauh,” kata R>Hidayatullah usai lomba kepada Rahid Sikumbang.

Pemenang Lomba Gerak Jalan akan diumumkan usai upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus, Jumat yang akan datang. 

Tuesday, 20 September 2022

Pasti Dapat Semangat Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan

Semangat detik detik prokalmasi kemerdekaan – Peringatan Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI sudah berulangkali di laksanakan. Begitu pula kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun RI (HUT RI) tersebut. Tidak terkecuali kegiatan dan peringatan HUT RI ke- 73 tanggal 17 agustus tahun 2018 ini.

Semangat detik detik prokalmasi kemerdekaan PASTI BISA Semangat Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan

Segala bentuk kegiatan memeriahkan maupun upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI itu terang bertujuan untuk mengenang insiden penting ketika berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tidak hanya sekadar untuk mengenang, membuat seremonial yang luar biasa.  Lebih dari itu yaitu untuk membangkitkan semangat bangsa Indonesia untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu dengan banyak sekali kegiatan pembangunan di segala bidang.

Semangat Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI sanggup menggerakkan seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan kegiatan sehari-hari dalam mewujudkan harapan kemerdekaan itu.

Semua itu sanggup terealisasi apabila segala ucapan, perilaku dan tingkah laris semua warga Indonesia sanggup membuat suasana nyaman dan menyenangkan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Tak sanggup dielakkan, pembangunan di segala bidang akan terealisasi dengan lancar apabila tercipta suasana yang nyaman dan menyenangkan. Ini berarti semua warga negara Indonesia harus menjaga ucapan, perilaku dan tingkah laris sehingga tercipta suasana yang kondusif.

Termasuk di dalamnya pembangunan di bidang potik dalam rangka membuat proses demokrasi berdasarlkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Saat terkini pembangunan dimaksud yaitu pesta demokrasi yang sedang dan akan berlangsung di negeri tercinta ini.

Semangat Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI 73 tahun silam tentulah sanggup dijadikan motivasi untuk membuat suasana berdemokrasi yang jernih dan nyaman.

Dirgahayu RI ke- 73.