Tuesday, 12 July 2022

Pasti Dapat Passusbra Smpn 2 Lintau Buo Siap ‘Telorkan’ Angkatan 7

Passusbra smpn 2 lintau buo siap ‘telorkan’ angkatan 7 – Pasukan khusus pengibar bendera (Passusbra) SMPN 2 Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar kembali akan menelorkan angkatan terbarunya. Tahun Pelajaran 2017/2018 ini, Passusbra sekolah bersiap melahirkan angkatan ke- 7.

 Passusbra sekolah bersiap melahirkan angkatan ke PASTI BISA Passusbra SMPN 2 Lintau Buo Siap ‘Telorkan’ Angkatan 7
Saat Pembukaan masa pendidikan Capas angkatan 7 (doc.matrapendidikan.com)

Informasi yang dirilis Pembina Passusbra SMPN 2 Lintau Buo, R.Hidayatullah, A.Md.Kom menyebutkan bahwa proses perekrutan anggota Passusbra dikala ini telah memasuki masa pengkuhan. Minggu, 28/1, angkatan ke- 7 akan dikukuhkan melalui banyak sekali rangkaian program yang dimulai semenjak pagi hingga sore.

Selanjutnya Angkatan 7 ini akan dilantik oleh pimpinan sekolah dalam waktu dekat, sebagai langkah terakhir proses perekrutan anggota passusbra SMPN 2 Lintau Buo.

Menurut rencana, angkatan 7 ini akan dikukuhkan oleh Wakil Kepala SMPN 2 Lintau Buo, Ropi’u, S.Pd. Acara pengakuan tersebut telah dipersiapkan oleh para senior dari banyak sekali angkatan, terutama senior dari Angkatan 6.

Seperti yang diinfokan matrapendidikan.com tahun lalu, sebanyak 35 Calon Pasukan (Capas) Passusbra angkatan 7 telah mengikuti masa pendidikan. Masa pendidikan waktu itu dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ropi’u, S.Pd.
Selama ini Passusbra SMPN 2 Lintau Buo telah melahirkan 1 Angkatan Pioner dan 6 Angkatan yang terdiri dari Angkatan ( Senior 17), Angkatan 2 (Satria Braja Buntara), Angkatan 3 (Tunas Muda Adimukti), Angkatan 4, Angkatan 5, Angkatan 6 dan calon angkatan 7.. 

Monday, 11 July 2022

Pasti Dapat Acara Didikan Subuh Di Masjid Subulussalam

Kegiatan didikan subuh di masjid subulussalam – Didikan subuh merupakan suatu konsep pendidikan islam yang ditujukan bagi anak dan dewasa usia sekolah. Program didikan subuh bersifat mudah dan aplikabel sehingga menarik untuk diikuti oleh anak.

Kegiatan didikan subuh di masjid subulussalam PASTI BISA Kegiatan Didikan Subuh di Masjid Subulussalam
Kegiatan didikan subuh di Masjid Subulussalam Patameh (matrapendidikan.com)

Kegiatan didikan subuh dilaksanakan waktu subuh sesudah shalat subuh di Masjid atau Musholla. Program didikan subuh pada umumnya diikuti oleh anak yang berguru di TPQ/TPSQ Masjid atau Musholla

Begitu pula halnya kegiatan didikan subuh di Masjid Subulussalam Patameh, Pangian Kabupaten Tanah Datar. Peserta didik didikan subuh ialah bawah umur yang berguru TPQ/TPSQ di Masjid ini.

Rahmad Daniel, S.Pd.I, salah seorang guru didikan subuh di Masjid Subulussalam Patameh, menyebutkan bahwa kegiatan didikan subuh rutin diadakan setiap subuh hari ahad. Waktu ini sangat sempurna sebab hari minggu menjadi hari libur bagi ana-anak sekolah.

Kegiatan didikan subuh di masjid subulussalam PASTI BISA Kegiatan Didikan Subuh di Masjid Subulussalam
Anak-anak sedang mengikuti kegiatan didikan subuh di Masjid (matrapendidikan.com)

Program didikan subuh yang diadakan berkaitan dengan amalan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memudahkan bawah umur mengikuti kegiatan ini. Dengan demikian bawah umur akan termotivasi mengikuti kegiatan ini.

Didikan subuh menjadi salah satu alternatif pengembangan pendidikan islam di kalangan anak-anak. Dengan bahan kegiatan yang bermacam-macam sehingga bawah umur sanggup menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sunday, 10 July 2022

Pasti Dapat Pembina Osis Kukuhkan Passusbra Angkatan Vii

Pembina osis kukuhkan Passusbra angkatan VII - Sebanyak 14 Capas (calon pasukan) Passusbra SMPN 2 Lintau Buo Angkatan VII  telah dinyatakan lulus serta dikukuhkan menjadi anggota. Ke 14 Capas tersebut dinyatakan lulus sehabis mengikuti masa pendidikan dan dikukuhkan dalam suatu upacara khusus di markas pendidikan, Minggu (28/1).

Pembina osis kukuhkan Passusbra angkatan VII PASTI BISA Pembina Osis Kukuhkan Passusbra Angkatan VII
Pembina Osis lepas tanda pendidikan ketika akreditasi anggota passusbra (matrapendidikan.com)

Pengukuhan 14 anggota Passusbra angkatan VII tersebut dilakukan oleh Pembina Osis, Edy Samsul, mewakili kepala SMPN 2 Lintau Buo. Dalam sambutan pengukuhannya, Pembina Osis mengucapkan selamat pada anggota yang telah berhasil melewati masa pendidikan dengan baik.
“Anak-anak kami yang 14 orang ini merupakan orang pilihan dan menjadi andalan bagi Passusbra angkatan 7,” ujar Pembina Osis memberi semangat dan motivasi.

Lebih jauh Pembina Osis gres ini menjelaskan alasan pernyataanya dimana dengan penuh kesabaran dan pengorbanan waktu, tenaga bahkan materi. Anggota Passusbrra angkatan ini telah melewati proses panjang dalam perekrutan menjadi amggota Passusbra di SMPN 2 Lintau Buo.

“Perjuangan bawah umur kami dalam melewati banyak sekali rintangan, kendala dan tantangan, dari awal hingga ketika akreditasi ini, menjadi simbol ketekunan dan kegigihan siswa dalam berguru untuk meraih kesuksesan,”  imbuhnya di hadapan penerima upacara penutupan masa pendidikan anggota Passusbra angkatan VII.

Kepada Senior dari semua angkatan, Pembina Osis mengucapkan terima kasih atas kesediaannya meluangkan waktu dan tenaga untuk melatih adik-adiknya menjadi anggota Passusbra angkatan ke 7 ini.

Sebelumnya, Pembina Osis telah mencopot atribut tanda masa pendidikan berakhir secara simbolis yang diwakili oleh Radar Mustika dan Jingga Mahesa Putri.

Sementara itu Pembina Passusbra SMPN 2 Lintau Buo,  R.Hidayatullah, A.Md.Kom mengingatkan bahwa proses perekrutan anggota Passusbra angkatan VII tinggal selangkah lagi yaitu peresmian oleh pimpinan sekolah.
“Upacara peresmian bila sanggup dilaksanakan secepatnya dan dilaksanakan selain dari hari Senin. Oleh alasannya ialah itu persiapkan dengan baik upacara tersebut sehingga berlangsung khidmad. Koordinasi antara senior dan ingusan sangat dibutuhkan dalam mempersiapkan upacara peresmian tersebut,” himbau pembina Passusbra optimis.

Pasti Dapat Melongok Prosesi Penutupan Kurun Pendidikan Passusbra

Melongok prosesi penutupan masa pendidikan passusbra – Prosesi penutupan masa pendidikan anggota Passusbra SMPN 2 Lintau Buo berlangsung sehari penuh. Prosesi ini diakhiri dengan upacara legalisasi oleh unsur pimpinan di sekolah. Nah, pada kesempatan ini akan dilongok bagaimana prosesi penutupan masa pendidikan sekaligus peresmian passusbra Angkatan VII di sekolah.

Melongok prosesi penutupan masa pendidikan passusbra PASTI BISA Melongok Prosesi Penutupan Masa Pendidikan Passusbra

Minggu, 28 Januari pukul 06.00 waktu setempat, para senior dari banyak sekali angkatan Passusbra sudah berkumpul di markas pendidikan. Para senior ini berkumpul lebih duluan untuk mengatur teknis pelaksanaan kegiatan serta koordinasi antar senior dalam memandu prosesi penutupan masa pendidikan bagi junior.

Seperti diinformasikan sebelumnya, para senior ini juga berasal dari senior dan anabawang dari anggota Passusbra SMKN 1 Lintau dan SMAN 2 Lintau Buo. Rupanya, anatar SMPN 2 Lintau Buo, SMKN 1 Lintau Buo dan SMAN 2 Lintau Buo telah terbentuk semacam lembaga Passusbra antar sekolah.

Usai apel pagi, calon anggota dan senior Passusbra segera sarapan dan dilanjutkan dengan program perkenalan. Kegiatan selanjutnya yakni Hiking dengan mengikuti jalur yang telah ditentukan sebelumnya.

Pelepasan kegiatan hiking ini dilakukan oleh Pembina Osis atas nama pimpinan sekolah. Dalam sambutan pelepasan ini, pembina osis menanyakan kembali kepada calon anggota passusbra wacana kesiapan fisik dan mental dalam mengikuti kegiatan hiking. Semuanya menjawab siap!.

Melongok prosesi penutupan masa pendidikan passusbra PASTI BISA Melongok Prosesi Penutupan Masa Pendidikan Passusbra

Sekitar setengah satu siang, penerima hiking telah kembali ke sentra pendidikan di lokasi sekolah.Acara selanjutnya yakni Isoma (Istirahat, Sholat dan makan). Tradisi makan bersama beralas daun pisang kembali digelar. Namun kali ini di bab koridor kelas. 
Baca : Siswa Makan Bersama di Tanah Beralas Daun Pisang
Akhirnya hingga pada sesi terakhir penutupan masa pendidikan bagi calon anggota Passusbra di SMPN 2 Lintau Buo. Setelah melepas atribut masa pendidikan, Pembina Osis mengukuhkan anggota Passusbra Angkatan 7.

Usai program penutupan, para senior dan anabawang segera foto bersama. Ini mengambarkan prosesi penutupan masa pendidikan dan legalisasi anggota Passusbra angkatan 7 telah berakhir.
 Baca juga : Pembina Osis Kukuhkan Passusbra Angkatan VII
Dalam kesempatan foto bareng terlihat pembina Osis, pembina Passusbra, senior dari banyak sekali angkatan, mulai Angkatan Pioner hingga Angkatan 7. Dari Angkatan Pioner hingga Angkatan 4 hadir antara lain:Rafi Ilmi Daffa, Wahdani Risma, Yun Syahrul, Muhammad Randi, Syafriandi, Fajar Audio, Abdel Ramdani, Putri Oktaviani, Rivon Mahendra, Katrin Berliana, Dinda, Fabima Rahmatin, Rita Perdana dan Faiz Syukri.

Dari Angkatan 5 hingga 6 nampak antara lain: Fayadh dan Faras (si kembar), Mardiah, Al Hafizh Ikram, Aghnia Nadrah Ilmi, Qonita Syaiful, Putri Yonita, Repinda Putra, Shovi Amelta, Rila Ananda Putri, Dito Ditya Matari, Reyhan, Ronal Dwi Kurnia, Rahma Savitri, Arsy dan lainnya.

Saturday, 9 July 2022

Pasti Dapat Mestinya Siswa Besar Hati Dengan Acara Positif

Mestinya siswa besar hati dengan kegiatan positif – Siswa zaman ‘now’ seyogyanya besar hati telah melaksanakan kegiatan-kegiatan positif.  Hehingga kegiatan faktual tersebut berdampak faktual juga, tidak hanya terhadap diri siswa itu sendiri melainkan juga berdampak terhadap nama baik orangtuanya .

Mestinya siswa besar hati dengan kegiatan faktual PASTI BISA Mestinya Siswa Bangga Dengan Kegiatan Positif
Wali kelas IX.C, Yuhelmi, S.Pd menjadi inspektur upacara bendera (matrapendidikan.com)

Sebaliknya seorang siswa berusaha untuk menghindari perilaku-perilaku negatif yang berdampak negatif terhadap diri siswa maupun nama baik orangtuanya.

Demikian intisari amanat pembina upacara Yuhelmi, S.Pd selaku inspektur upacara dalam upacara rutin di halaman sekolah tersebut, Senin (29/1). Sedangkan yang menjadi pelaksana upacara yaitu kelas IX.C.

“Hendaknya siswa merasa besar hati dengan prestasi. Bangga dengan prestasi berarti besar hati dengan kegiatan faktual yang telah dilakukan siswa. Sebaliknya tidak besar hati dikarenakan telah berhasil melaksanakan kesalahan, menyerupai melanggar disiplin dan hukum sekolah,” ungkap Wali Kelas IX.C ini di hadapan peserat upacara bendera.
 Baca juga : Fullday School Perlu Persiapan Matang
Seperti diketahui, wali kelas berperan penting dalam menodorong siswa yang menjadi asuhan dan bimbingannnya untuk menegakkan disiplin dan hukum yang berlaku bagi siswa di sekolah.  
Penegakan terhadap hukum dan disiplin sekolah akan mempengaruhi kenyamanan dalam belajar. Suasana lingkungan berguru yang nyaman akan mengantarkan siswa untuk meraih prestasi berguru yang optimal.
Simak juga : 4 Jenis Disiplin Sekolah
Oleh lantaran itu, penegakan peraturan dan disiplin sekolah akan dilakukan secara proaktif dan berkesinambungan. Cukup beralasan, mengapa wali kelas yang menjadi pembina upacara bendera yang bergiliran setiap hari senin lebih terfokus untuk membicarakan disiplin dan hukum siswa berguru di sekolah.

Friday, 8 July 2022

Pasti Dapat Alasannya Negeri Ini Kaya Pemandangan Alam Dan Alami

Karena negeri ini kaya pemandangan alam dan alami – Postingan kali ini hanya sekadar menyebarkan pandangan gres ringan dengan pengunjung budiman. Dilatarbelakangi oleh kesempatan admin bersama istri untuk membilas kain cucian pada susukan irigasi di pinggir jalan menuju area Ngalau Pangian Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar.

Karena negeri ini kaya pemandangan alam dan alami PASTI BISA Karena Negeri Ini Kaya Pemandangan Alam dan Alami
Salah satu lokasi tempat mencuci penduduk ketika animo kering (matrapendidikan.com)

Mengapa harus jauh-jauh membilas kain cucian? Sumur galian di rumah dan sumur orang di sekitar tempat tinggal admin pada mengering meskipun belum saatnya animo kemarau tiba.

Air untuk mencuci pakaian harus dijemput pada sumber air yang jauh dari rumah. Setelah pakaian dinas harian dan pakaian sehari-hari dicuci dengan mesin basuh lalu dikarungkan untuk siap dibawa ke tempat yang banyak air.

Pemandangan alam yang alami
Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar penduduknya hidup bercocok tanam alias bertani. Pada umumnya bercocok tanam padi pada sawah yang diolah sedemikian rupa.
Pada waktu tertentu, tanaman padi akan tumbuh dan berkembang sehingga membentuk suatu pemandangan yang unik. Misalnya, usai sawah ditanami padi, dikala padi tumbuh dengan daun menghijau membentuk hamparan kolam permadani.

Atau dikala padi menguning akan membentuk pemandangan kolam emas berkilauan dipandang dari jauh. Mereka yang bersahabat dengan areal pertanian akan menikmati pemandangan alam yang alami dan gratis.

Sesudut pemandangan alam  
Alam pesawahan dengan hamparan padi menghijau, kolam permadani terbentang di muka bumi, hanyalah salah satu pemandangan alam gratis dan alami. Menyejukkan pikiran, menentramkan jiwa dan membangkitkan pandangan gres dan motivasi untuk beraktivitas.

Karena negeri ini kaya pemandangan alam dan alami PASTI BISA Karena Negeri Ini Kaya Pemandangan Alam dan Alami
Hamparan padi menghijau di kiri dan kanan jalan menuju Ngalau Pangian (matrapendidikan.com)

Ini hanyalah sesudut pemandangan alam persawahan, tatkala hamparan rumpun padi menghijau di areal sekitar Ngalau Pangian Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar.
Kalau boleh menyebutnya, orang-orang tinggal di tempat pedesaan atau pertanian, ternyata tak perlu repot jauh-jauh memikirkan tempat wisata alam, berupa pemandangan alam yang gratis namun spektakuler. Karena negeri ini memang kaya dengan pemandangan alam.

Thursday, 7 July 2022

Pasti Dapat Aktif Aktivitas Ekstrakurikuler Di Sekolah, Baca Tips Ini

Aktif kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, baca tips ini – Apakah anda termasuk siswa yang aktif dalam aneka macam kegiatan di sekolah? Baik kegiatan berguru intrakurikuler maupun ekstrakurikuler? Jika ia, mungkin anda perlu membaca tips ringan berikut ini dari awal hingga tuntas.

Aktif kegiatan ekstrakurikuler di sekolah PASTI BISA Aktif Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah, Baca Tips Ini
Kelompok siswa berguru kegiatan ekstrakurikuler di sekoalh (doc.matrapendidikan.com)

Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah bertujuan untuk pengembangan diri siswa. Selain itu juga untuk menyalurkan talenta dan kemampuan siswa sesuai bidang kegiatan yang diadakan di sekolah.
 Simak : Manfaat Kegiaatn Ekstrakurikuler
Namun demikian, siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah perlu memperhitungkan aneka macam hal. Karena kegiatan ini dilaksanakan sesudah berguru tatap muka maka otomatis siswa akan terlambat pulang ke rumah. Waktu siswa berada di sekolah akan bertambah, bahkan biaya fasilitas juga bertambah.

Nah, berikut ini ada 3 tips ringan bagi siswa yang aktif dalam aneka macam kegiatan di sekolah:

1.Perlu kondisi badan yang prima

Seorang siswa pelopor perlu berusaha untuk menjaga kondisi badan supaya tetap prima. Hal ini bertujuan supaya siswa sanggup mengikuti proses berguru tatap muka (intrakurikuler) dan acara lainnya dengan baik..

Kegiatan berguru intrakurikuler membutuhkan kosentrasi maksimal supaya sanggup berguru dengan baik. Dapat mendapatkan dan memahami bahan pelajaran. Jika konsentrasi siswa buyar atau gagal fokus dalam berguru maka diperkirakan prestasi berguru siswa akan menurun.

Konsentrasi berguru siswa, salah satunya ditentukan oleh kondisi tubuh. Tubuh yang sehat akan mendukung upaya siswa untuk fokus terhadap kegiatan pembelajaran. Tubuh membutuhkan energi yang cukup untuk beraktivitas di sekolah.

Oleh lantaran itu siswa perlu mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang dan istirahat yang cukup di rumah supaya badan tetap dalam kondisi prima.
Baca juga : Tips Ampuh Agar Siswa tetap Sehat Belajarpun Bersemangat

2.Membagi waktu dengan baik

Bagi siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, akan membutuhkan waktu lebih dari biasanya. Para siswa pelopor di sekolah akan terlihat agak lebih sibuk dibanding siswa lainnya.

Sibuk mengikuti pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Bukan berarti siswa akan santai berguru di rumah. Sama menyerupai siswa lainnya, seorang siswa aktif di sekolah akan mempunyai kiprah dan keajiban berguru di rumah. Selain itu mungkin juga ikut membantu pekerjaaan orangtua di rumah.

Seorang siswa yang aktif di sekolah akan sanggup mengatur waktu dengan baik. Membagi waktu untuk berguru dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.  Mengatur waktu di rumah, antara belajar, bermain, istirahat atau membantu orangtua.
 Simak juga : Cara Siswa Pintar membagi Waktu

3.Berpandai-pandai dengan orangtua

Kenapa siswa pelopor harus berpandai-pandai dengan orangtua? Kegiatan di sekolah tidak hanya butuh waktu dan tenaga tetapi juga butuh sejumlah dana lebih dari biasanya. Dana itu dipakai untuk jajan dan, mungkin juga iuran siswa di sekolah dalam kegiatan ekstrakurikulernya.

Untuk hal ini siswa perlu berterus jelas kepada orangtua, meminta izin dan restu pada untuk mengikuti  kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Sehingga orangtua pun memahami dan mendukung kegiatan siswa di sekolah.
 Simak juga : Siswa Tetap Ramai Indikasi Kegiatan Ekstrakurikuler Tetap Jalan
Jadi, siswa pelopor di sekolah perlu menjaga kesehatan sehingga kondisi badan tetap prima. Kemudian memenej waktu dan tenaga dengan baik serta berkomunikasi dengan orangtua di rumah.